Penerapan Smart Farming Untuk Meningkatkan Produktivitas Petani Bawang Merah Digital di Desa Sai, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima

Authors

  • Puspitasari Universitas Muhammadiyah Mataram, Mataram, Indonesia Author

Keywords:

Smart Farming, Produktivitas Petani, Desa Sai

Abstract

Transformasi digital pada sektor pertanian telah mendorong lahirnya konsep smart farming sebagai pendekatan inovatif untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan sistem pertanian. Smart farming memanfaatkan berbagai teknologi digital seperti Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), big data, sensor cerdas, drone, dan sistem informasi geografis untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data dalam kegiatan budidaya pertanian. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan smart farming terhadap produktivitas Petani Bawang Merah digital di Desa Sai, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap petani yang telah mengadopsi teknologi smart farming. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan smart farming berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan produktivitas petani melalui efisiensi input produksi, optimalisasi pengelolaan lahan, peningkatan akurasi pemantauan tanaman, serta pengurangan risiko kegagalan panen. Selain itu, kompetensi digital petani, dukungan infrastruktur teknologi, dan akses pelatihan menjadi faktor utama keberhasilan implementasi. Temuan ini menunjukkan bahwa digitalisasi pertanian merupakan strategi penting dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan sektor pertanian di era transformasi digital. 

Downloads

Published

2026-08-30