Pemberdayaan Kelompok Tani Melalui Teknologi Pengolahan Pascapanen Berbasis Tepat Guna di Desa Punti, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima
Keywords:
Pemberdayaan petani, Teknologi tepat guna, PascapanenAbstract
Pemberdayaan kelompok tani merupakan strategi fundamental dalam meningkatkan daya saing sektor pertanian melalui penguatan kapasitas produksi dan pengolahan hasil pertanian. Salah satu tantangan utama yang dihadapi petani di Desa Punti, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima adalah tingginya kehilangan hasil pascapanen yang berdampak pada rendahnya nilai tambah ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas teknologi pengolahan pascapanen berbasis tepat guna dalam pemberdayaan kelompok tani serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan adopsinya. Pendekatan penelitian menggunakan mixed methods dengan desain sequential explanatory yang menggabungkan data kuantitatif dari 70 responden dan data kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi tepat guna secara signifikan meningkatkan kapasitas teknis petani, efisiensi pengolahan hasil pertanian, serta pendapatan kelompok tani. Penurunan kehilangan hasil pascapanen juga terjadi secara signifikan setelah implementasi teknologi. Faktor pendukung utama meliputi partisipasi anggota, dukungan kelembagaan, pelatihan, dan pendampingan penyuluh. Selain itu, teknologi terbukti memperkuat modal sosial dan meningkatkan kemandirian kelompok tani. Temuan ini menegaskan bahwa teknologi pascapanen tidak hanya berfungsi sebagai inovasi teknis, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan sosial-ekonomi yang berkontribusi terhadap pembangunan pertanian berkelanjutan di tingkat lokal









